7 Jam rusuh, polisi masih belum bisa masuk ke Lapas Lhokseumawe


Setelah tujuh jam kerusuhan di Lapas Lhokseumawe sejak pukul 23.30 WIB akhirnya mulai kondusif. Para narapidana sudah tidak lagi melakukan penyerangan ke pada Polisi dan TNI.

"Sudah terkendali tidak ada serangan lagi," ujar Kapolsek Banda Sakti AKP Iksan saat dihubungi merdeka.com, Minggu (16/2).

Meski demikian, lanjut Iksan, petugas masih belum dapat masuk ke dalam lapas. Mereka hanya mampu menerobos gerbang utama, namun tertahan di gerbang lapas yang kedua.

"Tadi kan gelap sekarang sudah terang kita akan coba masuk. Jadi kita belum tahu kondisi di dalam," katanya.

Hingga pukul 06.45 WIB ratusan polisi dan TNI masih berupaya masuk ke dalam lapas. Situasi di lokasi sudah tidak ada aksi saling serang.

Sebelumnya, para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) II Lhokseumawe, Aceh mengamuk dan membakar tempat tersebut. Polisi dan TNI pun dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Narapidana melempari petugas dengan menggunakan batu. Petugas membalasnya dengan menembakkan gas air mata. Watercanon dan Baracuda juga disiagakan di lokasi.

Sumber :  Merdeka.com
 

Kisah keris Mpu Gandring yang terkubur di kawah Gunung Kelud


Gunung Kelud meletus hebat sejak Kamis malam lalu (13/2) sekitar pukul 22.50 WIB. Abu vulkaniknya menyebar hingga sampai ke Bandung, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 3 Orang tewas akibat tertimpa bangunan yang roboh lantaran terkena abu vulkanik gunung yang terletak di Kediri, Jawa Timur tersebut.

Gunung Kelud memiliki legenda yang panjang di negeri ini. Saat Kerajaan Majapahit berjaya, Gunung Kelud juga sempat meletus. Letusan Kelud menjadi perhatian raja terbesar Kerajaan Majapahit saat itu: Hayam Wuruk. Bahkan, konon kawah Kelud dijadikan tempat membrangus aura jahat keris Mpu Gandring oleh Raja Singosari saat itu: Wisnuwardana.

Keris Mpu Gandring sendiri terbuat dari bongkahan logam yang jatuh dari langit atau meteorit. Bongkahan logam itu diduga memiliki aura yang sangat jahat dan haus darah. Terbukti, nyawa sang empu alias yang membuat keris Mpu Gandring tewas oleh keris ini. Selain itu Mpu Gandring juga menewaskan prajurit Keboijo, Ken Arok dan Anusapati. Setelah membunuh Anusapati dengan keris Empu Gandring, Tohjaya naik tahta menjadi Raja Singosari.

Belum genap setahun menjabat sebagai Raja Singosari, Tohjaya tewas dalam sebuah pemberontakan yang dipimpin oleh Ranggawuni yang merupakan anak Anusapati. Ranggawuni yang membalaskan dendam ayahnya tersebut akhirnya menjadi Raja Singosari dan bergelar Wisnuwardhana (1248-1268).

Di masa kepemimpinan Wisnuwardhana inilah perseteruan antar-keluarga dalam dinasti Rajasa berakhir. Wisnuwardhana menikah dengan putri eks kerajaan Kadiri yang tamat riwayarnya setelah dikalahkan oleh Ken Arok, pendiri Kerajaan Singosari.

Berabad-abad silam, Jawadwipa (Pulau Jawa) dikisahkan selalu dalam kondisi tidak stabil. Daratannya terombang-ambing, timbul tenggelam terayun oleh gelombang samudera. Kalangan dewata di kahyangan pusing tujuh keliling, hingga akhirnya muncul ide cemerlang dari Betara Guru.

"Jawadwipa, harus diberi pemberat, biar tidak terus terombang-ambing," demikian ide cemerlang Betara Guru. "Mahameru yang ada di Jambhudwipa (India), harus dipindahkan ke Jawadwipa," lanjut sang betara menjelaskan gagasannya.

Para dewata sepakat Gunung Mahameru dipindahkan ke Pulau Jawa. Namun, dalam proses pemindahannya, bagian gunung berguguran di sepanjang perjalanan, hingga menjadi gunung-gunung lain di Jawa. Satu di antara gunung-gunung itu adalah Kampud (Kelud).

Sementara yang lainnya adalah Gunung Katong (Lawu), Wilis, Kawi, Arjjunai (Arjuno) dan Gunung Kemukus (Welirang). Tubuh Mahameru diletakkan agak miring. Menyandar pada Gunung Brahma (Bromo), hingga akhirnya menjadi Gunung Sumeru (Semeru). Sedang puncak Mahameru didirikan, hingga menjadi Pawitra atau Gunung Penanggungan.

Soal keberadaan Gunung Kelud, konon, kawah gunung itu sebenarnya merupakan kuburan dari keris Mpu Gandring. Meski kebenaran atas kisah ini masih perlu pembuktian, namun banyak warga yang terlanjur mempercayainya. Tetapi sejarah mencatat, betapa haus darahnya keris ciptaan empu itu.

Selain merenggut jiwa si penciptanya, Mpu Gandring sendiri, juga merenggut jiwa si pemesan, Ken Arok dan beberapa Raja Singosari lainnya. (Dari berbagai sumber)

Sumber :  Merdeka.com
 

Mencicipi Flappy Bird di BlackBerry


Jakarta - Sebelum ditarik dari peredaran, game fenomenal Flappy Bird sejatinya hanya ada di Android dan iOS. Pun demikian, hal tersebut tak menutup pengguna BlackBerry untuk merasakanya juga. Caranya?

Sebelumnya pastikan Blackberry yang digunakan telah mengandalkan update terbaru sistem operasi BlackBerry 10.2.1. Versi ini memiliki kelebihan yang mampu menjalankan aplikasi berbasis Android.

Setelah itu pengguna BlackBerry hanya tinggal mencari file ‘mentah’ APK Flappy Bird yang mudah ditemukan di internet. Selesai di-download, pengguna pun dapat dengan mudah menginstalnya ke dalam perangkat BlackBerry 10 miliknya.

Terdengar mudah memang, namun pada beberapa kasus ditemukan game Flappy Bird yang terinstal pada BlackBerry tidak tampil sempurna pada layar. Belum jelas mengapa hal itu terjadi, namun yang pasti seluruh fungsi permainan tetap berjalan baik.

Melihat anomali tersebut, sejumlah sumber di internet pun menawarkan file APK Flappy Bird yang telah dioptimalkan untuk berjalan pada BlackBerry 10. Seakan memang dibuat untuk BlackBerry 10, Flappy Bird versi ini tampil sempurna.

Penasaran? Berikut salah satu sumber yang menawarkan game Flappy Bird yang dioptimalkan untuk Blackberry 10.
 
Artikel terkait:
-. Review Flappy Bird: Jelek Banget, Tapi....
-. 6 Faktor di Balik Booming Flappy Bird
-. Jangan Frustasi! Ini Tips Main Flappy Bird
-. Dong Nguyen, Sosol 'Aneh' Pencipta Flappy Bird
(yud/ash)

Sumber : Detik.com
 

asal muasal nama indonesia



Pada zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan Bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan).

Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.
Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab, luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra.

Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air kita memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).

Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (bahasa Latin insula berarti pulau). Tetapi rupanya nama Insulinde ini ku rang populer. Bagi orang Bandung, Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista.

Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata "India". Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, "Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa" (Jika telah kalahkan pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi penjajahan itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli “Nusa” dan “Antara”, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra", sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.

Sampai hari ini istilah nusantara tetap kita pakai untuk menyebutkan wilayah tanah air kita dari Sabang sampai Merauke. Tetapi nama resmi bangsa dan negara kita adalah Indonesia. Kini akan kita telusuri dari mana gerangan nama yang sukar bagi lidah Melayu ini muncul. Nama Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: ... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians.

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Lagi pula, kata Earl, bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama bangsa dan negara yang jumlah penduduknya peringkat keempat terbesar di muka bumi!

Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

Makna politis

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, "Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.

Namun dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda" untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, lahirlah Republik Indonesia.

 

agar apel kupas tak berwarna kecoklatan, siasati dengan trik ini!



Jakarta - Warna kecokelatan sering kali muncul pada daging buah apel yang sudah dipotong. Tentunya akan merusak penampilan buah dan rasa. Untuk mencegah perubahan ini bisa dilakukan cara mudah. Seperti beberapa langkah ini.

Perubahan warna cokelat pada apel umum terjadi karena enzim buah bereaksi dengan oksigen di udara yang lebih dikenal dengan oksidasi. Untuk mencegahnya simak lima trik jitu ini.
 
1. Olesi air jeruk lemon
Perubahan warna pada apel bisa diatasi dengan air jeruk lemon. Air lemon yang mengandung asam sitrat akan mencegah terjadinya oksidasi. Caranya cukup kucuri permukaan daging buah apel yang sudah dibelah dengan air lemon. Rasanya pun jadi lebih segar.
2. Gunakan garam
Garam merupakan pengawet alami dan efektif mencegah perubahan warna pada apel yang sudah dipotong. Larutkan setengah sendok teh garam dalam air dingin secukupnya. Kemudian rendam apel yang sudah dikupas ke dalam larutan garam selama 3-5 menit. Kemudian bilas dengan air matang dan tiriskan.

3. Rendam dalam minuman berkarbonasi
Minuman berkarbonasi umumnya mengandung asam sitrat. Baik digunakan untuk mencegah perubahan warna cokelat pada buah apel. Jenis minumannya bisa berupa lemon-lime soda. Cukup merendam buah apel yang sudah dipotong-potong dan diamkan beberapa saat.

4. Rebus apel
Merebus apel juga bisa mencegah perubahan warna pada apel. Proses ini dapat menghentikan reaksi enzim dengan oksigen. Cara ini mudah dilakukan, masukkan apel yang sudah dipotong- potong ke dalam panci berisi air mendidih selama 5 menit. Kemudian angkat dan bilas dengan air dingin.

5. Bungkus dengan plastik
Metode sederhana ini juga bisa dilakukan untuk mencegah perubahan warna pada buah apel. Cukup bungkus apel yang sudah dipotong-potong dengan plastik rapat-rapat agar udara tidak mudah masuk sehingga enzim dalam buah apel tidak teroksidasi.



sumber:food,detik.com

 

Mengungkap mayat tertawa di kepulauan sardinia


Selama ribuan tahun para ilmuwan masih diselimuti misteri soal bagaimana mayat-mayat kuno di Kepulauan Sardinia rata-rata dalam kondisi wajah tersenyum.

Sebagaimana diberitakan National Geographic, Kamis (4/6) kini setelah 2.800 tahun berlalu, mereka berhasil mengungkap bahwa ada bahan tanaman yang mampu membuat orang bisa tersenyum menjelang ajalnya.

Tanaman ini diduga dapat membuat tampilan wajah si mayat seperti tersenyum. Sebelumnya, penulis abad ke-8 SM Homer pernah menyebutkan istilah kata "Senyuman Sardonik" yang diambil dari akar kata " Sardinia" dalam sejumlah tulisannya merujuk pembunuhan ritual di pulau itu yang berakhir dengan wajah tersenyum.

Menurut studi terkini, orang-orang tua di masa lalu yang diduga sudah tidak bertahan hidup lagi dan mereka yang terlibat dalam kasus kriminal "dicekoki dengan herba sardonik dan lantas dibunuh dengan cara dijatuhkan dari bukit tinggi atau dipukuli hingga mati".

Selama berabad-abad identitas herba tersebut masih misteri. Namun, sebuah studi yang dipimpin Giovanni Appendino bersama rekan-rekannya berhasil menguak kandungan herba yang bisa membuat orang-orang yang akan mati itu tersenyum pada sebuah tanaman yang disebut Hemlock Water-Dropwort.


Tanaman berbunga putih seperti batang-batang ini tumbuh di sepanjang kolam dan sungai di beberapa bagian negara Italia. Sekitar satu dekade lalu, seorang penggembala domba Sardinia melakukan aksi bunuh diri dengan mengonsumsi tanaman hemlock water-dropwort sehingga mayatnya ditemukan dalam kondisi tersenyum.

Kematian ini membuat Mauro Ballero, pakar botani di University of Cagliari di Sardinia untuk meneliti lebih lanjut setiap tanaman dropwort di pulau itu. Penelitiannya dilanjutkan oleh Ballero bersama rekan-rekannya yang meneliti struktur melekul toxin tanaman hemlock water-dropwort dan menentukan dampaknya terhadap tubuh manusia.

Appendino, pakar organik kimia di Universita degli Studi del Piemonte Orientale di Italia menjelaskan, "Kandungan toxin yang sangat tinggi dan penyebab gejala-gejalanya persis sama dengan yang diuraikan dalam catatan kuno dan peninggalan mayat-mayat tersenyum sardonik." Dikatakanya, tanaman hemlock water-dropwort diketahui mengandung neurotoxin dan menurut kami tanaman itulah yang dipakai orang-orang dulu."

Selain tanaman hemlock water-dropwort, ada juga tanaman lain yaitu hairy buttercup (aka the Sardinian buttercup). Tapi, tanaman ini tidak tumbuh di tempat-tempat lembab sebagaimana yang disebutkan dalam sejumlah teks kuno dan juga tidak mengandung toxin yang kuat, jelas Appendino. Dia menambahkan Sardinia adalah satu-satunya tempat di seluruh Mediterranean yang ditumbuhi tanaman jenis hemlock water-dropwort.

Menurut seorang kerabat korban yang mati itu, tanaman hemlock water-dropwort sangat berbahaya disebabkan aroma dan rasanya yang sangat manis. "Pada umumnya tanaman beracun itu pahit tapi hemlock water-dropwort memiliki rasa yang manis. Dan ini merupakan kasus kedua tanaman beracun yang dapat merangsang indera kita. Menurut Appendino, tanaman ini sangat berguna untuk kosmetik sebab ia bisa merelaksasi otot dan menghilangkan keriput-keriput di wajah. Temuan mereka ini dipaparkan di Journal of Natural Products.


Sumber : unikoke.com
 

Misteri Jumlah Anak Tangga Makam Imogiri Yogyakarta


Kompleks pemakaman raja-raja Mataram di wilayah Imogiri saat ini merupakan salah satu tujuan wisata ziarah bagi berbagai khalayak. Makam Imogiri ini terletak di atas bukit di dusun Pajimatan, Imogiri, Bantul. Selain untuk melihat areal pemakaman yang terlihat sakral, pengunjung juga dapat menikmati suasana alam asri dan sajian kultural jawa yang khas di sekitar lokasi.
Meskipun pada dasarnya areal ini merupakan tempat yang disakralkan karena merupakan komplek milik istana mataram yang digunakan sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi para kerabat istana. Mereka termasuk dari kalangan kasultanan Mangkubumi dan Kasunanan Pakualam di Yogyakarta, maupun dari kasunanan Solo. Untuk komplek pemakaman tetap menjadi kawasan sakral dengan ijin terbatas bagi para pengunjung untuk memenuhi persyaratan jika ingin berziarah.
Waktu yang diperuntukkan hanya diberikan pada hari-hari tertentu saja. Dengan menggunakan ijin khusus serta mengenakan pakaian adat yang dipersyaratkan maka mereka diperkenankan untuk berziarah ke kawasan inti. Namun bagi pengunjung biasa jika hanya ingin melihat suasana makam dan datang ke komplek ini tanpa harus datang ke komplek inti maka diperbolehkan setiap saat.
Pengunjung dapat datang ke lokasi ini dari Yogyakarta menggunakankan jalan dari arah terminal bis baru langsung lurus ke selatan. Jalan tersebut memang jalan ke arah Imogiri dengan rambu-rambu yang jelas. Setelah sampai di lokasi, pengunjung dari tempat parkir dapat berjalan kaki menuju komplek makam. Di sini pengunjung akan dikenakan tarif retribusi dari pihak pemda Bantul.

Pengunjung apabila ingin mengetahui berbagai kisah hendaknya menggunakan jasa pemandu lokal yang akan menceritakan berbagai hal seputar kompleks makam-makam raja tersebut. Selain itu juga tersedia beberapa penjaja yang menjual buku kisah kerajaan mataram yang salah satu isinya memuat detail komplek makam raja di Imogiri itu. Tetapi karena banyak pemandu yang terkesan mengikuti pengunjung terus sehingga sering jasa inilah yang kemudian digunakan. Memang sih pemandu ini banyak memberikan info menarik seputar makam dan sejarahnya.
Pemandu ini sebagian besar laki-laki bahkan ada yang sudah cukup berumur. Mereka menggunakan pakaian adat jawa berupa pakaian lurik dengan kain, dan tidak lupa mengenakan penutup kepala berupa blangkon. Dengan nuansa adat seperti itu mereka menawarkan jasa bagi para penziarah untuk menjadi guide selama di kawasan makam itu. Mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang kondisi dan situasi makam yang ada. Banyak cerita sejarah yang mereka sampaikan mulai dari pendirian sejarah kerajaan mataram sampai cerita pemakaman masing-masing tokoh raja di lokasi itu. Pembagian komplek makam dan susunan makam pun mereka sampaikan dengan cukup detail.
Meskipun banyak hal yang disampaikan bahkan terkadang bercampur antara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa, mereka tetap setia menemani pengunjung. Terlebih saat dalam perjalanan menuju puncak bukit dimana lokasi makam berada. Bukit yang tinggi itu harus ditempuh dengan mendaki anak tangga yang berjumlah ratusan. Terkadang memang tangga cukup landai untuk memberi kesempatan istirahat bagi kaki, tetapi kebanyakan harus mendaki. Jika tidak terbiasa tentu akan merasa letih saat mendaki ini. Harus membawa bekal air atau makan kecil lainnya. Sebenarnya sih hal ini tidak begitu penting karena di lokasi itu ternyata juga banyak penjual makanan kecil dan minuman kaleng.
Pendakian anak tangga di lokasi makam ini memang memerlukan perjuangan tersendiri khususnya bagi yang belum terbiasa. Bagi orang kebanyakan, jalan melalui tangga ini akan menguras tenaga. Perjalanan bagi mereka mungkin bisa berlangsung lebih dari sepuluh menit untuk jalan sampai ke atas. Bahkan jika berlangsung dalam siang hari, meskipun lingkungan cukup teduh, tetapi akan membuat peluh bercucuran. Bagi yang tidak berniat, mungkin sebelum mendaki mungkin akan berpikir ulang dan kemudian membatalkan acara naik ke atas.
Sebenarnya ada jalan lain untuk naik ke atas bukit melalui jalan belakang. Jalan tersebut dapat digunakan dengan kendaraan bermotor, hanya saja biasanya tidak banyak orang luar yang tahu. Jalan ini biasa digunakan kalau ada pemakaman untuk membawa jenasah yang akan dimakamkan di komplek ini. Tentu saja bagi para pengunjung tidak ditunjukkan oleh para pemandu wisata untuk lewat jalan ini.
Jalan lewat naik tangga tinggi itulah yang selalu digunakan para pelancong ke Imogiri. Untuk mengatasi hal ini memang kemudian dimanfaatkan oleh penduduk lokal untuk berjualan minuman segar di atas. Akan tetapi bagi para pemandu diberi alternatif untuk mengusir rasa penat saat mendaki.
Langkah pertama seperti umumnya orang berjalan, tentunya adalah sering berhenti di beberapa tempat. Hal ini dapat ditandai dengan keberadaan lokasi tangga yang agak lapang dibandingkan anak tangga lainnya. Jadi pada lokasi itulah para pengunjung diajak untuk berhenti sejenak sambil memperpanjang nafas.
Langkah berikutnya adalah dengan mengatur jangan berjalan lurus ke atas, tetapi dengan jalan mengikuti alur diagonal. Dengan demikian tentunya memang langkah tidak diajak untuk cepat mendaki ke atas. Langkah akan terasa lebih ringan, karena seringkali kaki tidak dipaksa naik terus menerus, melainkan sering hanya mendatar saja pada satu anak tangga. Perlu diketahui lebar tangga yang ada di situ memang cukup lebar sekitar lima meter mungkin ada.
Meskipun di jalan ini disediakan pegangan tangan. Tetapi hal ini terdapat di sepanjang tepi pagar tembok jadi hanya di sebelah kanan kiri tangga saja. Saat mendaki itulah tidak menjadi masalah untuk tidak berpegangan, tetapi disarankan digunakan saat perjalanan pulang. Untuk jalan menurun, disarankan mengikuti tepi pagar karena di situ ada pegangan tangan. Jadi pengunjung dapat berhati-hati supaya tidak mudah jatuh.

Ternyata masih ada satu lagi langkah yang selalu dilakukan oleh para pemandu itu secara tidak langsung guna mengusir rasa lelah itu. Ternyata mereka dipancing perhatiannya untuk dialihkan pada hal lain yang mestinya menarik bagi pengunjung. Mereka diminta untuk menghitung jumlah anak tangga di perjalanan itu. Mulai dari anak tangga pertama saat berbelok kemudian sampai ujung di atas. Tentu saja mereka sudah punya kunci jawaban yang nantinya untuk dicocokkan dengan hasil perhitungan para pengunjung.
Bagi anak-anak dan remaja tentunya kesempatan ini mereka lakukan juga dengan asyik. Sambil berjalan naik maka akan menghitung satu per satu jumlah anak tangga yang mereka lalui tersebut. Saat beristirahat mereka akan mencocokkan satu dengan yang lainnya apakah sudah sesuai atau belum.
Pada saat awal perjalanan maka semangat menghitung anak tangga ini masih tinggi. Namun setelah pertengahan biasanya akan berkurang, namun tetap berkeingingan untuk menghitung terus. Semangat menghitung ini tentu berkurang karena rasa lelah dan juga penasaran karena kadang jumlah anak tangga yang dihitung dengan orang lain kadang sudah berbeda. Dengan adanya pengalihan fokus ke langkah menghitung anak tangga itu tentunya akan mengurangi rasa penat juga.
Jadi sebenarnya tidak penting kita dapat menghitung jumlah anak tangga itu. Baik benar ataupun tidak, tidak akan ada efeknya bagi pengunjung apakah doa yang dia panjatkan di makam ini nanti akan terkabul atau tidak. Apabila jumlah hitungannya tepat mungkin dia akan berharap akan dapat terkabul permintaannya. Hal ini sekali lagi saya tekankan itu hanya untuk mengalihkan perhatian orang saat mendaki saja supaya tidak mempedulikan rasa lelah yang akan terasa.
Tetapi memang berkunjung ke sana akan lebih baik jika tujuannya adalah untuk wisata ziarah. Kita tetap tidak boleh berdoa dan minta pada para penghuni komplek makam untuk mendapatkan sesuatu dari sana. Kalau seperti ini sih sudah tergolong dalam kategori musryik yang tidak diperbolehkan.
Jadi sebenarnya berapa sih jumlah anak tangga di komplek imogiri itu ? Aduh… saya menghitung itu 398 buah, tapi yang lain kok ada yang ketemu 390, ada yang 385, wah bingung aku. Di internet ada yang nulis 504, ada yang cuma 300. Kalau kata beberapa juru kunci itu yang benar 409. OK kalau penasaran hitung saja sendiri ya!

Sumber : unikoke.com
 

Tetap Hidup Walau Sebagian Kepalanya Hilang


Antonio Lopez Chaj, 43 tahun, sebagian kepala dan otaknya mengalami kerusakan begitu parah dan ia telah kehilangan kemampuan untuk berbicara dan berjalan serta masih dalam kepengawasan dokter, tetapi di pengadilan ia mendapatkan kompensasi sejumlah 58 juta dollar (Rp 576 Milyar).

Pria ini kehilangan kemampuan berbicara dan berjalan setelah ia dipukuli oleh bartender dan penjaga keamanan di bagian kepalanya. Mahkamah Agung Amerika Serikat telah menyatakan perusahaan keamanan bersalah dan diperintahkan untuk membayar kompensasi kepada korban.

Peristiwa nahas yang menimpa Antonio bermula saat ia, dua keponakannya, dan seorang saudaranya terlibat perkelahian pada 19 April 2010 di La Barra Latina 2 dekat Catalina. Perkelahian itu disinyalir bermula setelah bartender menolak untuk melayani salah satu keponakan Antonio. Keponakan Antonio marah pada sang bartender, dan bartender itu menyerang keponakan Antonio.

Beberapa menit kemudian, seorang penjaga keamanan terlibat dalam perkelahian itu dan ia menggunakan tongkat untuk memukul keponakan Antonio. Saat itu Antonio berusaha melerai tapi ia justru diserang oleh penjaga keamanan.

"Seorang penjaga keamanan memukulnya di kepala dengan tongkat beberapa kali dan menariknya keluar bar," kata Sayre, yang didampingi oleh Fernando Chavez, putra aktivis hak sipil Cesar Chavez, sebagai wakil dari Antonio.

"Ia memukul kepala Antonio berulang kali dan membenturkan kepala Antonio ke trotoar beberapa kali," imbuhnya.

Korban yang berusia 43 tahun, didampingi keluarga dan pengacara, juga tampil dalam konferensi pers terkait keputusan pengadilan tersebut. Semua orang terperanjat, saat ia membuka topi baseball yang menyembunyikan bentuk kepalanya yang tak biasa.




"Tengkoraknya seperti pie, yang sudah dipotong seperempatnya, itu benar-benar menakutkan dan pemukulan brutal terhadap seorang pria yang sama sekali tidak ada hubungannya dengannya," kata Sayre.

Ketika ia tiba di rumah sakit, bagian dari tengkoraknya hancur. Dokter berhasil menyelamatkan hidupnya, tapi otaknya mengalami kerusakan parah. Dia tidak akan pernah dapat berbicara lagi, dan sampai akhir hidupnya masih membutuhkan perawatan 24 jam.

Sumber : unikoke.com
 

Trovants : Batu Unik yang Bisa Tumbuh


Sebuah batu yang aneh bernama Trovants ditemukan di sebuah desa di Costesti, Rumania. Batu aneh ini tumbuh semakin besar saat hujan dan bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa bantuan orang yang memindahkannya.
Seperti diberitakan Oddity Central, Rabu (1/1/2014), batu Trovants merupakan fenomena geologi yang sangat menakjubkan. Batu-batu unik ini tumbuh seolah-olah mereka hidup.
Batu unik ini dihasilkan oleh aktivitas seismik. Trovants tumbuh ketika terkena air, batu kecil berukuran enam sampai delapan millimeter dan akan menjadi besar hingga berukuran enam sampai sepuluh meter. Trovants terdiri dari inti batu, dengan kulit luar berupa pasir. Setelah hujan deras, batu-batu kecil itu akan berubah bentuk menjadi lebih besar.
Beberapa ilmuwan melakukan penelitian untuk menjelaskan keanehan yang terjadi dengan batu Trovants. Para ilmuwan mempercayai bahwa di bawah bagian batu mengandung unsur mineral yang tinggi. Sehingga ketika permukaan menjadi basah, mineral mulai menyebar dan akan menekan pasir untuk membesar. Hal inilah yang membuat batu-batu itu tumbuh.
Batu-batu Trovants ini menjadi salah satu daya tarik wisata yang popular di Rumania. Muzeul Trovantilator adalah sebuah museum untuk melindungi batu unik ini yang telah diresmikan pada 2004 silam. Saat ini Batu Trovants telah dilindungi oleh UNESCO. 

Sumber : Unikoke.com
 

'Semua bermasalah karena Ronaldo seorang bintang'


Gelandang Athletic Bilbao Ander Iturraspe mengklaim bahwa insiden kartu merah Cristiano Ronaldo terlalu dibesar-besarkan. Semua itu terjadi hanya karena status Ronaldo sebagai sorang bintang yang baru saja meraih Ballon d"Or.

Iturraspe menganggap insiden seperti yang dialami Ronaldo itu sudah biasa terjadi dalam pertandingan. Iturraspe bukan bermaksud menyalahkan Ronaldo, namun ia merasa klubnya menjadi korban karena orang hanya memperhatikan pamor CR7.

"Insiden semacam ini sudah biasa terjadi di lapangan. Namun kali ini semua menjadi heboh karena melibatkan pemenang Ballon d"Or. Tentu menyakitkan jika kapten tim anda dikritik. Semua orang di Athletic Bilbao menyayangi Carlos Gurpegui. Kami berharap kontroversi ini segera berakhir," jelas Iturraspe kepada AS.

Lebih jauh Iturraspe mengatakan bahwa sensasionalisme seperti ini hanya akan berdampak buruk bagi sepakbola.

"Orang yang mengikuti perkembangan sepakbola dan mengetahui kami, tahu bahwa kami tidak suka hal semacam ini. Saya tak bisa melihat manfaat dari kontroversi ini. Kontroversi seperti ini harus diakhiri demi kebaikan sepakbola." 


Sumber :  Merdeka.com
 

Asrama polisi di Palembang terbakar, 4 rumah hangus


Empat unit rumah Asrama Polisi yang terletak di Jalan Cempaka Putih, RT 16, RW 5, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, hangus terbakar. Peristiwa itu terjadi Sabtu (8/2) sekitar pukul 16.00 WIB tadi.

Api baru berhasil dipadamkan sejam kemudian setelah dikerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sedangkan empat unit rumah yang hangus dihuni oleh Aiptu Argawi (Blok D1), anggota yang bertugas di Ogan Ilir, Brigadir Ari (D2), bertugas di Banyuasin, Almarhum Briptu Hadiri (D3), dan Briptu Hilton Simamura (D4) yang bertugas di Banyuasin.

Menurut keterangan saksi, Andi (30), kebakaran tersebut diduga bermula dari rumah Blok D3 yang dihuni oleh Rosita istri dari Alm Hadiri. Saak kejadian berlangsung korban tidak ada di rumah karena sedang mengajar di SDN 153 Palembang.

"Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik dari kipas angin yang belum dimatikan," ungkapnya kepada merdeka.com.

Warga sekitar berusaha menyelamatkan barang-barang yang berada di dalam rumah, namun usaha itu gagal karena asap sudah mengepul dari dalam rumah. "Dari dalam rumah ibu Rosita terdengar suara ledakan besar yang diduga bersumber dari dua motor miliknya yang ikut terbakar," kata dia.

Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi, yang turun langsung ke lapangan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. "Kita tunggu hasil penyidikan Labfor untuk penyebabnya. Kerugian juga belum diketahui," tukasnya.


Sumber :  Merdeka.com
 

Misteri Segitiga Bermuda versi islam

Segitiga bermuda yang juga biasa disebut segitiga setan terletak di wilayah lautan samudera atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4juta km2 yang membentuk garis segita antara wilayah2 teritorial britania raya sbg titik di sebelah utara, puerto rico teritorial amerika serikat titik di sebelah selatan dan miami negara bagian florida amerika serikat sbg titik disebelah barat.

Pasti pernah dgr kan peristiwa2 aneh di sana yang sering terjadi kapal2 hilang baik laut maupun udara secara misterius.Ada yang bilang segitiga bermuda itu adalah tempat mangkalnya alien dan ufo.Ada yg bilang itu adalah pusat magnet terbesar didunia.Ada juga yang bilang itu pusat bumi dan terdapat black hole yang mampu menyedot apapun yg melintas.Lalu apa pendapat islam tentang segita bermuda?

Ada hadist yg diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda “Apabila salah seorang berada ditempat yg terbuka atau ditengah matahari sedang bersinar, lalu bayangan yg meneduhinya bergerau sehingga sebagian dari dirinya terletak ditempat panas dan sebagibn lagi di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri atau meninggalkan tempat itu” dikatakan larangan ini karena tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh Syaitan.Jadi apa kaitannya dengan bermuda???
Alasannya karena bermuda terletak di perairan atlantik di pertengahan antara benua Amerika bagian utara dan Afrika.Secara mudah lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus panas dari afrika dan sejuk dari Amerika Utara. Dengan hadist ini maka terjawablah misteri segitiga bermuda.Perkara2 aneh yg terjadi itu tentu antara lain disebabkan pertembungan antara panas dan sejuk dan istana Syaitan yang mungkin tersembunyi disitu.
Ada sebuah buku yang berjudul “Dajjal akan muncul dari kerajaan jin di segitiga bermuda” Karya Sheikh Muhammad Isa Dawuud dari Mesir,bahwa kawasan bermuda adalah kawasan Jin dimana dari situlah akan muncul Dajjal. Jika benar dakwaan buku itu, tidak aneh lagi apa yang di Sabdakan Oleh Nabi SAW itu nyata adanya dan bahkan mendahului zaman sekaligus Nabi SAW membuktikan bahwa islam memiliki semua jawaban untuk semua pertanyaan.

Menurut Syaikh Imam M. Ma’rifatullah Al-arsy, segitiga bermuda merupan tempat titik terujung di dunia ini. Ditengah kawasan itu terdapat sebuah telaga yang airnya dapat membuat siapa saja yg meminumnya menjadi panjang umur, ditempat itu pula Nabiyullah Khidzir A.S bertahta sebagai penjaga sumber air kehidupan tersebut.Syaitkh imam M. M berkata kalau penyelamat akhir Zaman Imam Mahdi akan keluar dari Ghaibnya melalui tempat tersebut dengan menggukan jubah suci berwarna kebiruan.
Lalu apa penyebab hilangnya berbagai macam kapal ditempat itu??? Menurut Syaikh Imam M lagi, para iblis dan Syaitan tersebut yang tak bisa mendekati pusat kawasan agung itu,maka mereka pun berjaga disekelilingnya dan bertujuan untuk menghalangi setiap manusia yang mencoba untuk memasuki kawasan agung itu(segitiga bermuda).Karena sesungguhnya barang siapa yg bisa sampai ketempat titik tengah kawasan segitiga bermuda, maka dia akan mengetahui kebenaran alam yg sesungguhnya.
Banyak orang2 jaman dahulu yang telah mencoba kepusat Segitiga bermuda dan kebanyakan dari mereka enggan untuk kembali pulang kedunianya. Menurut sebuah artikel kuno, Raja Iskandar Agung pernah mencoba masuk ke kawasan agung itu.Dan sekembalinya mereka mengatakan bahwa tempat itu berpasirkan permata dan berbatukan berlian.Tempat yang dipenuhi dengan kabut putih tebal itu sangat indah untuk dipandang tapi sangat berbahaya untuk di datangi. PS: ya Allahu’alam… Semua kembali kepada sang pencipta Alam Allah SWT, karena sesungguhnya Allah SWT lah yang paling tahu apa sebenarnya segitiga bermuda itu.


Sumber :  wordpress.com
 

Tongkat Komando Bung Karno


Berkali-kali Bung Karno berkata bahwa Tongkat Komando-nya tidak memiliki daya sakti, daya linuwih..”itu hanya kayu biasa yang aku gunakan sebagai bagian dari penampilanku sebagai Pemimpin dari sebuah negara besar” kata Bung Karno pada penulis Biografi-nya, Cindy Adams pada suatu saat di Istana Bogor.

Bung Karno sendiri memiliki tiga tongkat komando yang bentuknya sama, satu tongkat yang ia bawa ke luar negeri, satu tongkat untuk berhadapan dengan para Jenderalnya dan satu tongkat waktu ia berpidato. Namun kalau keadaan buru-buru dan harus pergi, yang kerap ia bawa adalah tongkat sewaktu ia berpidato.
Pernah suatu saat Presiden Kuba, Fidel Castro memegang tongkat Bung Karno dan bercanda “Apakah tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian?” Bung Karno tertawa saja, saat itu Castro meminta peci hitam Bung Karno dan Bung Karno pake pet hijau punya-nya Castro. “Pet ini saya pakai waktu saya serang Havana dan saya jatuhkan Batista” kata Castro mengenai Pet hijaunya itu.
Apakah tongkat Bung Karno itu memiliki kesaktian? seperti Keris Diponegoro ‘Kyai Salak’ atau keris Aryo Penangsang ‘Kyai Setan Kober’ wallahu’alam . Tapi Bung Karno sakti, itu sudah jelas. Peristiwa paling menggemparkan bagi publik Indonesia adalah saat Bung Karno ditembak dari jarak dekat pada sholat Idul Adha. Tembakan itu meleset dan ini yang jadi heboh, bagaimana bisa penembaknya adalah seorang jago perang terlatih, kenapa menembak dari hanya jarak 5 meter tidak kena. Di Radio-radio saat itu saat sidang pengadilan penembak Bung Karno, terungkap saat Bung Karno membelah dirinya menjadi lima. Penembak bingung ‘mana Bung Karno’ ?
Kesaktian Bung Karno sebenarnya adalah ‘kesaktian’ tiban, ‘tiban’ adalah suatu istilah Jawa bahwa kesaktian itu tidak dipelajari. Waktu lahir Sukarno bernama Kusno, ia sakit keras kemudian diganti nama Sukarno. Setelah sehat, datanglah kakek Sukarno, Hardjodikromo datang dari Tulungagung untuk berjumpa dengan Sukarno kecil saat itu, sang Kakek melihat ada sesuatu yang lain di anak ini. Kakek Sukarno sendiri adalah seorang sakti, ia bisa menjilati bara api pada sebuah besi yang menyala. – Rupanya di lidah Sukarno ada kemampuan lebih yaitu mengobati orang, Sukarno dicoba untuk mengobati bagian yang sakit dengan menjilat-.
Kakek Sukarno, tau bahwa ini kesaktian, tapi harus diubah asal cucunya jangan hanya jadi dukun, tapi jadi seorang yang amat berguna untuk bangsanya. Hardjodikromo adalah seorang pelarian dari Jawa Tengah yang menolak sistem tanam paksa Cultuurstelsel Van Den Bosch, ia ke Tulungagung dan memulai usaha sebagai saudagar batik. Leluhur Bung Karno dari pihak Bapaknya adalah Perwira Perang Diponegoro untuk wilayah Solo. Nama leluhur Bung Karno itu Raden Mangundiwiryo yang berperang melawan Belanda, Mangundiwiryo ini adalah orang kepercayaan Raden Mas Prawirodigdoyo salah seorang Panglima Diponegoro yang membangun benteng-benteng perlawanan antara Boyolali sampai Merbabu. Setelah selesainya Perang Diponegoro, Raden Mangundiwiryo diburu oleh intel Belanda dan ia menyamar jadi rakyat biasa di sekitar Purwodadi, mungkin akar inilah yang membuat ikatan batin antara Jawa Tengah dan Bung Karno. – Seperti diketahui Jawa Tengah adalah basis utama Sukarnois terbesar di Indonesia-.
Mangundiwiryo memiliki kesaktian yaitu ‘Ucapannya bisa jadi kenyataan’ istilahnya ‘idu geni’. Rupanya ini menurun pada Bung Karno. Melihat kemampuan ‘idu geni’ Bung Karno itu, Kakeknya Hardjodikromo berpuasa siang malam agar cucunya bisa memiliki kekuatan batin, pada suatu saat Hardjodikromo bermimpi rumahnya kedatangan seorang yang amat misterius, berpakaian bangsawan Keraton Mataram dan mengatakan dengan amat pelan ‘bahwa cucumu adalah seorang Raja bukan saja di Tanah Jawa, tapi di seluruh Nusantara’. Kelak Hardjodikromo mengira bahwa itu adalah perwujudan dari Ki Juru Martani, seorang bangsawan Mataram paling cerdas.
Sejak mimpi itu, kemampuan Bung Karno menjilat dan menyembuhkan langsung hilang berganti dengan ‘kemampuan berbicara yang luar biasa hebat’.
Bung Karno sendiri -menurut buku Giebbels, salah seorang Sejarawan Belanda- sudah diramalkan akan terbunuh dengan benda-benda tajam. Untuk itulah ia amat takut dengan jarum suntik, Bung Karno sendiri agak paranoid terhadap benda-benda tajam, ketika penyakit ginjalnya amat parah, ia menolak untuk berobat ke Swiss karena disana ia pasti akan dibedah dengan pisau tajam. Ia memilih obat-obatan herbal dari Cina.
Kembali ke tongkat tadi, tongkat Bung Karno itu dibuat dari bahan kayu Pucang Kalak, Pohon Pucang itu banyak, tapi Pucang Kalak itu hanya ada di Ponorogo, pohon Pucang. Tongkat Komando Bung Karno sendiri dipakai sejak 1952, setelah peristiwa 17 Oktober 1952. -Suatu malam Bung Karno didatangi orang dengan membawa sebalok kayu Pohon Pucang Kalak yang ia potong dengan tangannya, balok itu diserahkan pada Bung Karno. ”Untuk menghadapi Para Jenderal” kata orang itu. Lalu Bung Karno menyuruh salah seorang seniman Yogyakarta untuk membuat kayu itu menjadi tongkat komando.
Sebagai tambahan dalam khasanah politik Indonesia, ‘ageman’ atau pegangan itu soal biasa. Misalnya Jenderal Sumitro, tokoh utama dalam rivaalitas dengan Ali Moertopo pada peristiwa Malari 1974, sebelum meletusnya Malari kedatangan seorang anak muda dengan pakaian dekil dan menyerahkan sebilah keris “Untuk menang Pak” kata anak muda itu.
Pak Harto sendiri punya ageman banyak yang bilang pusat kekuatan Pak Harto itu ada di Bu Tien Suharto, banyak yang bilang juga di ‘konde’ bu Tien. Tapi yang jelas Pak Harto adalah seorang pertapa, seorang ahli kebatinan tinggi, ia senang tapa kungkum di tempuran (tempuran = pertemuan dua arus kali) di Jakarta ia sering sekali bertapa di dekat Ancol tengah malam, saat tarik ulur dengan Bung Karno antara tahun 1965-1967.

Sumber :  wordpress.com
 

Jadwal Laga Timnas U – 19 Bulan Februari Live TV


Banyak orang yang menantikan laga timnas U-19. Dan dengan prestasi yang didapat kala menjuarai Piala AFF U-19 tak heran jika banyak orang menantikan laga – laga yang akan dijalani Timnas U-19. Oleh sebab itu, untuk mengetahui kapan Timnas U-19 bertanding, maka berikut jadwal pertandingan Timnas U-19 di bulan Januari.
Tanggal 4 Februari 2014 (Std. Mandala Krida)
TIMNAS U-19 vs Pra-PON DIY

Tanggal 6 Februari 2014 (Std. Maguwoharjo)
TIMNAS U-19 vs PSS Sleman

Tanggal 8 Februari 2014 (Std. Sultan Agung)
TIMNAS U-19 vs Persiba Bantul

Tanggal 11 Februari 2014 (Std. Jatidiri, Semarang)
TIMNAS U-19 vs PSIS Semarang

Tanggal 13 Februari 2014 (Std. Gel. Bumi Kartini)
TIMNAS U-19 vs Persijap Jepara

Tanggal 15 Februari 2014 (Std. Jatidiri, Semarang)
TIMNAS U-19 vs Pra-PON Jateng

Tanggal 18 Februari 2014 (Std. Gelora Bung Tomo)
TIMNAS U-19 vs Persebaya

Tanggal 20 Februari 2014 (Std. Gelora Delta, Sidoarjo)
TIMNAS U-19 vs Pra-PON Jatim

Tanggal 22 Februari 2014 (Std. Kanjuruhan)
TIMNAS U-19 vs Arema Cronus

Dan informasi ini sudah di rilis oleh PSSI, tapi sementara hanya uji coba di atas yang sudah di konfirmasi. Dan seluruh pertandingan akan disiarkan secara LIVE pukul 20.00 WIB oleh SCTV. Dan jadwal inipun tidak bentrok dengan jadwal Indonesia Super League (ISL) 2014.

Sumber :  berbol.com
 

15 Korban tewas disapu awan panas mencapai 600 derajat celsius


Korban tewas akibat awan panas Gunung Sinabung di Desa Sukameriah, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatra Utara saat ini berjumlah 15 orang. Disinyalir, awan panas yang menyapu korban mencapai 600 derajat celcius dengan kecepatan 150 km/jam.

"Semalam itu (saat kejadian) kecepatannya diperkirakan 150 km per jam dan suhunya diperkirakan mencapai 600 derajat celsius. Sebenarnya di Sinabung ini gerak awan panasnya melambat karena bentuk gunungnya tidak begitu terjal seperti di Merapi," ujar Kasubbid Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Kristianto di Sumut, Minggu (2/2).

Para korban diperkirakan tidak terkena lava. Dilihat dari kondisinya mereka hanya terkena paparan panas yang dibawa sehingga pakaian mereka tidak hancur.

Kristianto mengatakan erupsi besar masih mungkin terjadi di Gunung Sinabung. "Hanya saat ini frekuensinya menurun. Awan panas hanya sesekali. Yang intens hanya guguran," jelasnya.

Seperti diketahui, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, 1 orang tewas dan 2 orang luka bakar ini terjadi dikarenakan ingin menengok rumahnya serta berziarah ke pemakaman.

"Dari data yang kita peroleh, korban meninggal dunia 14 orang tapi tadi kita dapat laporan menyusul lagi meninggal dunia 1 orang dan 2 luka-luka, jadi 15 orang meninggal dunia. Mereka tewas itu setelah terkena awan panas, yang hendak berziarah," ujar Sutopo di Kantor BNPB Jl Juanda No 36 Jakarta Pusat, Minggu, (2/2).


Sumber :  Merdeka.com
 

Timnas U-19 Kalahkan PSS 3-1




Sleman - Timnas Indonesia U-19 mengawali tur nusantara mereka dengan sebuah kemenangan. Menghadapi PSS Sleman, tim besutan Indra Sjafri itu keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

Timnas U-19 butuh waktu 15 menit untuk membuka skor pada pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (3/2/2014) malam. Gol pertama mereka ini diciptakan oleh Ilham Udin Armayn.

Muchlis Hadi Ning punya peran besar dalam terciptanya gol ini. Dia dengan cerdik melewati dua pemain PSS di kotak penalti dan kemudian mengirim umpan matang ke arah Ilham. Ilham tak menyia-nyiakannya dan tembakannya menggetarkan gawang PSS yang dikawal oleh Aji Saka.

Timnas U-19 menggandakan keunggulannya ketika pertandingan memasuki menit ke-27. Berawal dari tendangan bebas Evan Dimas, Ilham memanfaatkan bola liar dan dia sukses membelokkan si kulit bundar ke dalam gawang PSS.

Skor berubah menjadi 1-2 pada menit ke-70. PSS mampu memperkecil ketertinggalan setelah tembakan Mudah Yulianto tak bisa diantisipasi kiper pengganti Awan Setho Raharjo.

Tapi, lima menit kemudian, timnas U-19 menjauh lagi. Mereka mencetak gol ketiga melalui kaki Septian David Maulana.

Gol ketiga ini tak lepas dari kejelian Maldini Pali dalam melepaskan umpan silang dari sisi kanan. David yang berada di mulut gawang dengan tenang menyambutnya dengan sebuah tendangan voli mematikan.

Pada pertandingan berikutnya, timnas U-19 akan berhadapan dengan Persiba Bantul, Rabu (5/2/2014) mendatang.


Sumber : Detik.com
 

Putra mendiang Bhutto nyatakan perang terhadap Taliban


Bilawal Bhutto Zardari, putra mendiang Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto, telah melancarkan serangan keras terhadap lawan politiknya, yang dia katakan harus berhenti 'membuat-buat alasan' atas kekerasan dilakukan Taliban.
Zardari, pewaris salah satu dinasti paling terkenal di Asia Selatan itu, mengatakan Nawaz Sharif, perdana menteri Pakistan saat ini, dan politikus oposisi, Imran Khan, telah mengecewakan masyarakat sebab tidak mendukung aksi militer yang kuat buat melawan Taliban, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Senin (3/2).
"Mungkin mereka menderita Sindrom Stockholm," kata Zardari, mengacu pada kasus penyanderaan di mana para sandera justru menunjukkan rasa simpati atau bahkan membantu penculik mereka. "Tidak ada alasan mengapa para pemimpin nasional, yang disebut pemimpin, tidak menyuarakan perlawanan terhadap orang-orang yang membunuh warga kita, membunuh angkatan bersenjata kita dan mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan itu."
Pernyataan itu cenderung mengkilapkan reputasinya baik sebagai seorang pendatang baru di kancah politik Pakistan yang terkesan kurang ajar, tetapi juga politisi paling keras di negara itu terkait pemberantasan masalah ekstrimisme dan militansi.
Meski tidak duduk di parlemen, tetapi Zardari memegang pengaruh signifikan atas Partai Rakyat Pakistan (PPP), di mana dia menjadi seorang ketua. Di masa lalu, partai itu telah dipimpim oleh kakeknya dan kemudian ibunya, yang terbunuh ketika melakukan kampanye pada 2007, serta ayahnya, Asif Ali Zardari.
Khan dan politisi sayap kanan lainnya telah dikritik atas penanganan terhadap Taliban Pakistan yang dipandang hanya menggunakan 'sarung tangan anak-anak', dalam upaya gagal untuk mengundang Taliban ke dalam perundingan damai.
Pada Sabtu pekan lalu Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), dikenal sebagai koalisi kelompok-kelompok militan di negara itu, mengisyaratkan apresiasinya terhadap pendekatan Khan dengan mengumumkan gerakan itu menginginkan Khan duduk di sebuah komite dengan empat ulama ekstrimis yang dikenal bersimpati dengan militan. TTP menyebut Khan dan lainnya dapat mewakili kepentingan mereka dalam perundingan damai dengan pemerintah.
Khan menepis dukungan memalukan itu dengan mengatakan TTP harus memilih wakil mereka sendiri dari Taliban bagi perundingan perdamaian.
Selain itu, banyaknya korban jiwa akibat serangan bunuh diri terhadap warga sipil hanya menimbulkan kecaman lemah lembut. Banyak politisi enggan bahkan untuk mengidentifikasi pelakunya adalah TTP.
Zardari mengatakan taktik itu telah menjadi bencana, dengan memberikan semangat para ekstremis untuk terus menargetkan warga sipil, termasuk Malala Yousafzai, seorang pegiat pendidikan remaja yang hampir meninggal pada 2012 lalu, setelah ditembak di kepalanya oleh Taliban.
"Ini kenapa orang-orang seperti Malala menjadi target karena para politisi, atau yang disebut para pemimpin negeri ini, tidak dapat menemukan keberanian untuk berbicara ketika seorang gadis berusia 16 tahun itu bisa. Jika kita semua berbicara dalam satu suara, mereka tidak bisa membunuh kita semua," kata dia.
TTP telah menggunakan kampanye intimidasi sangat efektif terhadap partai politik liberal dan berhaluan kiri serta wartawan untuk membungkam banyak para kritikus. Zardari mengatakan dia bisa berbicara hanya karena adanya operasi keamanan luas yang mengelilingi dirinya sepanjang waktu serta sangat membatasi perjalanannya di Pakistan, di mana dia hanya menghabiskan banyak waktu di kompleks layaknya benteng milik keluarganya di Karachi.
"Saya memiliki banyak pengaman, saya kehilangan ibu saya akibat Taliban karena kurangnya keamanan, dan itu menjelaskan sebagian mengapa saya bisa jadi vokal," ujar Zardari. "Tetapi begitu juga halnya Imran Khan. Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Kepala Menteri Provinsi Punjab, Shahbaz Sharif. Mereka semua memiliki lebih banyak pasukan keamanan daripada saya. Maka mereka tidak punya alasan untuk diam."
Di masa lalu Khan mengatakan retorika yang melengking mungkin dapat membahayakan nyawa para pendukungnya dan pegiat partai. Namun, Zardari tidak menunjukkan kehati-hatian itu. Dia bahkan berharap agar ribuan anggota masyarakat tertarik untuk datang di berbagai acara kebudayaan dia organisir di Provinsi Sindh dalam beberapa pekan mendatang. Ini adalah bagian dari sebuah festival dia telah promosikan sebagai tantangan yang sengaja dia buat untuk para ekstrimis dan militan, yang dia sebut sebagai 'manusia gua'.
Zardari dengan tegas melawan negosiasi dengan Taliban, dan mengatakan sudah saatnya untuk melakukan operasi militer secara luas melawan TTP, khususnya di basis militan di kawasan Waziristan Utara, sebuah area berbatasan dengan Afghanistan yang selama bertahun-tahun telah menjadi tempat perlindungan bagi sekutu jaringan Al-Qaidah.
Tapi dia mengingatkan sebuah operasi harus ada melalui kerjasama dengan Afghanistan, sebuah usulan yang mungkin memberikan ketidakpercayaan antara Kabul dan Islamabad. "Tanpa Afghanistan tidak ada gunanya kami meluncurkan operasi di sini jika mereka bisa melintasi perbatasan dan mencari perlindungan di sana," kata Zardari. "Situasi yang ideal adalah sebuah operasi dari kedua belah pihak pada waktu yang bersamaan."
Dalam beberapa pekan terakhir telah muncul bahwa Sharif akhirnya akan mengumumkan pembicaraan kebijakan yang telah diabaikan, di mana ajudan dekatnya mengatakan telah gagal membuat kemajuan. Namun, pada Rabu pekan lalu Sharif mengumumkan dia masih memberikan mereka sebuah kesempatan terakhir, dan mengumumkan sebuah sidang komisi perantara untuk mencoba berbicara dengan TTP.
Zardari mengatakan dia jengkel atas keputusan itu. "Ini sangat frustasi, bukan hanya bagi saya, tetapi bagi orang-orang yang membahayakan hidupnya setiap hari, untuk orang-orang yang mati setiap hari.


Sumber :  Merdeka.com
 

Apple didenda Rp 10 T akibat permainkan harga buku


Persidangan yang menyeret Apple beserta sejumlah penerbit besar atas dugaan mempermainkan harga ebook akhirnya kelar. Apple dinyatakan bersalah dan didenda oleh Departemen Kehakiman AS.
Seperti yang dilansir The Verge (2/1), Apple harus membayar denda USD 840 juta atau sekitar Rp 10,2 triliun. Denda ini harus dibayar karena keterlibatan aktif Apple dalam melakukan konspirasi pengaturan harga buku elektronik bersama sejumlah penerbit buku besar.
Dalam persidangan terakhir, Jaksa Penuntut Steve Berman menyatakan bahwa Apple berhutan USD 231 juta pada para pelanggan ebook Amerika akibat tindakannya. Oleh karenanya, denda lebih besar harus dikeluarkan Apple untuk menutupi kerugian itu.
Angka USD 231 juta ini berasal dari besarnya jumlah kerjasama yang dilakukan Apple dengan rekanan penerbit. Dalam hal ini, Apple memiliki hak penjualan sebesar 30 persen dari tiap buku yang terjual sehingga harga ebook naik sebesar 14,9 persen.
Sementara itu, Berman berpendapat bahwa kenaikan harganya jauh dari itu. Ekonom Stanford misalnya, memperkirakan ada kenaikan 18,1 persen akibat perjanjian yang dibuat Apple tersebut.

Sumber :  Merdeka.com
 
Diberdayakan oleh Blogger.
diooda