Ahli astronomi NASA yang merekam hal ini menemukan adanya kemiripan sisa-sisa ledakan yang berwarna-warni tersebut terlihat seperti tangan. Karena letaknya dan ukurannya tersebut, akhirnya dinamakan si Tangan Tuhan.
Hasil ledakan itu sendiri membentuk nebula angin pulsar, sebuah awan besar yang merupakan sisa dari ledakan bintang. Partikelnya yang berinteraksi dengan medan magnet sekitar kemudian menyebabkan awan tersebut berpendar. Tidak diketahui jelas apakah nebula ini berbentuk tangan akibat medan magnet tersebut, atau memang karena bentuknya seperti tangan. "Kami tak tahu apakah bentuk tangan tersebut merupakan ilusi optik," kata Hongjun An dari McGill University, Kanada seperti yang dilansir dari USA Today.
Sumber : Centroone.com

0 komentar:
Posting Komentar