"Dalam rangka pengamanan Pemilu, kami melakukan operasi dengan sandi Mantap Bhrata yang dilakukan dalam 224 hari," ujar Sutarman di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2014).
Polri pun bekerjasama dengan pihak-pihak lain terkait pengamanan Pemilu. Sehingga langkah preventif dapat diambil dalam pengamanan Pemilu.
"Kami juga bekerjasama dengan TNI dan Bawaslu. Kami pun membuat Satuan Tugas Pusat atau Satgaspus, Satgasda, Satgasres, dan kita juga bersinergi dengan mitra lainnya," lanjut Sutarman.
Polri telah menerima data mengenai Pemilu dari KPU. Polri pun telah menyiapkan mekanisme pengamanan Pemilu di luar negeri.
"Kami dapat data kalau total TPS seluruhnya ada 545.748 TPS di seluruh Indonesia. Kemudian total jumlah pemilih ada 184.172.508 pemilih. Sehingga total pengamanan kita kerahkan sekitar 1,5 juta personil dan melibatkan 234 ribu personil TNI. Sementara untuk pengaman di luar negeri kita pusatkan di Malaysia, China, Hong Kong, dan Arab Saudi," sebut Sutarman.
Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III Al Muzzamil dan dihadiri oleh 15 anggota Komisi III. Rapat sempat tertunda 30 menit karena belum mencapai kuorum.
Sumber: http://news.detik.com/read/2014/01/29/122216/2481748/10/komisi-iii-rapat-dengan-kapolri-bahas-pengamanan-pemilu

0 komentar:
Posting Komentar